Quickie Express

quickie express

Setelah menghadirkan film Arisan, kali ini rumah produksi Kalyana Shira Films kembali menghadirkan sebuah film komedi dewasa berjudul Quickie Express. Dalam film yang dibintangi oleh Tora Sudiro, Lukman Sardi, Aming, Tino Saroengallo, Ira Maya Sopha, Rudy Wowor, Tio Pakusadewo serta seorang pendatang baru, Sandra Dewi ini bercerita mengenai sebuah layanan Male Escort (Gigolo) yang berkedok pizza delivery service bernama Quickie Express.

Nia Dinata berkolaborasi dengan Dimas Djayadiningrat dalam film ‘komedi dewasa’ yang berjudul QUICKIE EXPRESS.

Nia Dinata selaku produser, menggandeng sutradara berbakat Dimas Djayadiningrat sebagai sutradara, dan penulis skenario ternama Joko Anwar. Quickie Express, film produksi ketujuh dari Kalyana Shira Films, kali ini mengambil genre komedi dewasa diantara ramainya film horror yang menghantui dunia perfilman Indonesia. Pengambilan gambar dimulai pada tanggal 19 Mei 2007 sampai dengan Juni 2007 dengan lokasi di Jakarta dan Puncak.

Jojo (Tora Sudiro), seorang pemuda urban Jakarta, sadar bahwa dirinya bodoh dan tak berarti. Walaupun berkali-kali dipecat dari pekerjannya, Jojo tidak pernah lelah berusaha, sampai akhirnya ia terpuruk menjadi pegawai di tukang tambal ban. Disinilah Jojo bertemu dengan seorang lelaki tua kaya raya yang menawarkannya pekerjaan di perusahaan “layanan escort/pendamping” miliknya. Untuk menghindari serangan protes dari kelompok religius Jakarta, lelaki ini menjalankan bisnisnya dengan kedok pizza delivery service bernama Quickie Express. Jojo bergabung bersama 2 orang teman, Piktor (Lukman Sardi) dan Marley (Aming) yang juga “anak baru” di Quickie Express. Petualangan mereka dalam pekerjaan yang unik ini memberikan gambaran jujur atas kehidupan urban Jakarta yang selama ini banyak ditutup-tutupi.

Ketika ditanya perihal adanya kekhawatiran bahwa filmnya akan terkena sensor, Nia Dinata yang bertindak selaku produser mengatakan bahwa film ini pasti akan ada yang terkena sensor (potongan) oleh LSF (Lembaga Sensor Film).” Selama pemotongan itu tidak mengurangi konflik dan atau audio,” tegas Nia yang ditemui setelah acara press screening film Quickie Express, pada Jumat (26/10) sore, di Blitz Megaplex Jakarta.

Lebih lanjut, Nia Dinata yang juga sukses dalam film Berbagi Suami ini menyatakan bahwa filmnya kali ini memang ditujukan kalangan 17 tahun ke atas.” Di Indonesia ada 3 buah kategori penonton, dan untuk kalangan dewasa adalah 17 tahun ke atas,” ungkap Nia. Untuk itu ia sudah menjelaskan kepada pihak bioskop bahwa film ini ditujukan kepada orang dewasa.” Saya sudah bilang ke pihak bioskop, tetapi saya tidak bisa berbuat banyak karena di Bioskop sendiri mempunyai peraturan,” jelsa Nia ketika ditanya apakah akan mengawasi para penonton filmnya nanti.

Quickie Express sendiri rencananya akan rilis pada 22 November 2007 mendatang, dan
Film ini selain dibintangi oleh Tora Sudiro, Lukman Sardi dan Aming juga memperkenalkan aktris pendatang baru Sandra Dewi. Juga melibatkan aktor dan aktris kawakan lainnya seperti Rudy Wowor, Tio Pakusadewo, Ira Maya Sopha, Ria Irawan, Tino Saroenggalo; serta pemeran pembantu lainnya seperti Melissa Karim, Ruben Elishama dan Imelda Taurine yang juga melengkapi kehebohan cerita yang ditawarkan di Quickie Express.

Sumber : Kalyana Shira

No votes yet

lukman sardi maen bagus terus!

bukan tora, bukan nia, aplagi amimg, tapi Lukman sardi jadi jaminan buat aku kalo filam ini harus ditonton! dy selalu sukses meranin berbagai karakter dan nggak kejebak pada karakter itu( g kayak rieke d pitaloka yg katanya aktris, tapi g di film, g d khdupan ari- ari, karakternya oneng banget( s3 kok dungu)

lukman sardi maen bagus terus!

bukan tora, bukan nia, aplagi amimg, tapi Lukman sardi jadi jaminan buat aku kalo filam ini harus ditonton! dy selalu sukses meranin berbagai karakter dan nggak kejebak pada karakter itu( g kayak rieke d pitaloka yg katanya aktris, tapi g di film, g d khdupan ari- ari, karakternya oneng banget( s3 kok dungu)

donie's picture

Tema langka

wah keliatannya emang harus nonton nih, temanya jarang2 di indonesia, daripada nonton suster ngesot hehe

ningrum's picture

seru nie....!

wah keliatannya seru nie filmnya. Pokoknya kalo punya Nia Dinata sich pasti yahud dech! semoga aja bisa lebih sukses dari Arisan ato Berbagi Suami