Film Liar

Sutradara Rudi Soedjarwo merekam maraknya balapan sepeda motor di kota-kota besar ke dalam film layar lebar. Bekerja sama dengan Astral Pictures, film yang diadaptasi dari kisah nyata itu diberi judul Liar.

Rudi mengatakan, tercetus ide untuk membuat film tentang sepeda motor setelah dirinya berbincang dengan Philipus Wirjadi yang akhirnya menjadi produser film itu. Rudi melihat, maraknya balapan sepeda motor di jalanan adalah fenomena yang menarik untuk difilmkan.

Meski begitu, Rudi tidak sebatas menyoroti balapan liar saja. Sutradara film 9 Naga dan Mengejar Matahari tersebut membubuhkan drama dan aksi dengan menciptakan konflik antara dua geng sepeda motor yang saling bertentangan. "Saya sedang ingin banget film keras. Saya nggak mau setengah-setengah. Film ini keras tapi ada dramatisasi, pesan moral, dan kebaikan-kebaikannya," ujarnya setelah press screening Liar di Setiabudi Plasa kemarin (2/7).

Tidak mudah bagi Rudi membuat film dengan cerita utama tentang balapan sepeda motor. Sebab, menurut dia, referensi film seperti itu sangat sedikit. "Di Hollywood saja sedikit karena kebanyakan film tentang balap mobil. Di Eropa juga sulit. Saya sama Philip (Philipus, Red) sudah cari-cari tapi kesulitan. Akhirnya, nggak ada referensi," ungkapnya.

Alhasil, lanjut Rudi, yang memperkuat kerangka filmnya adalah potret nyata dari fenomena balapan liar dan obsesi pelakunya. "Kami buat film itu berdasar apa yang kami rasakan. Lengkap dengan segala kekurangannya," ucapnya merendah.

Setidaknya, Rudi puas karena di Indonesia film tentang balapan sepeda motor merupakan barang langka. Rudi sangat senang mengerjakannya karena menjadi pengalaman baru. "Baru saya sadari, ternyata sangat membuang waktu dan energi kalau membuat film yang tidak kita suka, meski itu banyak pelajaran," jelasnya.

Pada dasarnya, Rudi memang menyenangi film-film berkaitan dengan olahraga dan action. Rudi mengaku, sejak dulu dirinya sangat senang film tinju, Rocky, atau tentang football di Amerika Serikat. "Setelah ini saya akan merilis film tentang tinju," imbuhnya.

Film Liar berdurasi 110 menit itu dibintangi Irgi Ahmad Fahrezi (Indra), Raffi Ahmad (Bayu), Asmirandah (Pepi), Intan Nuraini (Monique), dan beberapa pemain pendukung lain. "Saya sampai berdarah-darah betulan syuting film ini," kata Irgi.

Average: 3 (1 vote)